Lukisan Unik Dengan Bahan Baku Dari Limbah Kayu | Oleh Pelukis Wanita Denok Retno Endah.



Jakarta | Abhimata Putra Teguh| Indonesian Art Festival pesta seni rupa indonesia kali ini digelar di musium nasional Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat. Minggu, (10/11/2019).


Bertepatan dengan momen historis yaitu hari pahlawan nasional republik indonesia 10 november 2019, dan diselenggarakannya kegiatan pesta seni rupa indonesia tahun 2019, yang diprakarsai oleh Bengkel Pelukis Militan Indonesia (BPMI) yang diketuai oleh Bapak RM Yos Soesilo Merangkap Presiden Koplak.

Denok Retno Endah beralamat di Perum Griya Tugu Asri  Blok A3/12, Kelapa Dua, Cimanggis Depok adalah salah satu peserta pesta seni Rupa indonesia 2019 tegabung dalam asosiasi Bengkel Pelukis Militan Indonesia, yang menghasilkan karya lukisannya dengan menggunakan bahan baku limbah serbuk kayu.

Lahir di Jakarta 28 juni 1972, Denok Retno Endah gemar menggambar sejak kecil, Denok mulai belajar menekuni seni lukis saat remaja sekitar thn 1990 an. Saat itu Denok belajar melukis hanya melalui media kertas. Walau sempat vakum, namun sekitar pada tahun 1998 denok kembali belajar melukis dengan media kertas dan menggunakan pensil dan juga crayon.

Karena semangat dan jiwa seni yang dimiliki oleh denok retno endah Kemudian pada tahun 2007 dirinya mulai mencoba kembali melukis di media lain diantaranya media Kain, kaos, bambu, kayu, dan media limbah sperti kaleng, kardus juga lainnya.

Pada tahun 2009 hingga 2010 dirinya belajar melukis dengan media kanvas. Namun denok kembali vakum dengan waktu yang cukup lama, hingga ditahun 2018 Denok Retno Endah mulai aktif Kembali melukis sampai saat ini menjadi salah satu peserta pesta seni rupa indonesia 2019 yang di prakarsai oleh Bengkel Pelukis Militan Indonesia dengan membawa karya seni lukis yang menggunakan limbah kayu.

"Saya mencoba melukis dengan berbagai Tema sperti lukisan pemandangan, bunga, wajah, binatang dan kontemporer juga. Saat pertama belajar melukis dulu saya buat Lukisan-Lukisan 2D. Kemudian di tahun 2010 saya mencoba membuat Lukisan 3D dengan media Limbah Serbuk Kayu. Kemudian saya sempat vakum lagi cukup lama. Baru 2018 mulai aktif kembali membuat lukisan-lukisan 3D dengan menggunakan Serbuk Kayu dan sampailah pada saat ini." ucap denok saat di wawancara'.

Untuk tema lukisan disesuaikan dengan serbuk kayu yg ada. Jika tema pemandangan saya gunakan serbuk kayu yg agak kasar, dan Untuk tema bunga atau binatang saya gunakan serbuk kayu yg lebih halus. Untuk semua lukisan yang saya buat itu ada cerita nya masing-masing dan Saat ini saya sedang mcoba u membuat Lukisan serutan kayu dan ingin mcoba u membuat instalasi. Sambungnya..
Dengan terlaksanya indonesian Art festival 2019 ini Harapan nya agar menjadi lebih baik. Dapat terjalin silaturahmi dengan sesama seniman saling berbagi ilmu menambah wawasan dan juga berbagi informasi tentang kegiatan berkesenian terutama seni lukis.

Dan smoga Bengkel Pelukis Militan Indonesia (BPMI) sebagai wadah para pelukis militan menjadi semakin sukses. Amin "ungkapnya. 

(TeguhAbdulMuhamad)

Komentar